Latest News

Cerdik, Mbah Yo Pasang Papan Tertulis Durian Harga Rp 10 Ribu, Pembelipun Akhirnya Berdatangan

SEPUTARKUDUS.COM, GETAS PEJATEN - Di tepi timur Jalan Agil Kusumadya, Desa Getas Pejaten, Kecamatan Jati, tepatnya di seberang jalan kantor PLN Kudus, tampak puluhan buah durian tergantung tali rafia. Di bawah puluhan buah tersebut tampak papan dengan tulisan "Duren di Atas Rp 10 ribu Mbah Yo". Di samping tulisan tersebut seorang pria memakai topi sedang menunggu pembeli. Pria tersebut bernama Suyoto (62), penjual durian.
jual durian di kudus
Pembeli membawa pulang durian yang dijual Mbahyo, di Desa Getas Pejaten, Kecamatan Jati. Foto: Rabu Sipan


Saat sedang menunggu pembeli, pria yang akrab disapa Mbah Yo itu sudi berbagi kisah tentang jualanya kepada Seputarkudus.com. Dia mengaku sudah berjualan buah durian di seberang kantor PLN selama sebulan. Menurutnya untuk menarik minat pembeli di lapaknya dia pasangi tulisan di papan.

“Tulisan tersebut memang sengaja aku pasang untuk menarik minat pembeli. Dan karena tulisan tersebut tak jarang para calon pembeli yang menanyakan, mana durian yang harganya Rp 10 ribu,” ujarnya.

Dia mengatakan, dari sekian banyak pembeli, dia yakin sebenarnya para pembeli paham durian dengan harga Rp 10 ribu itu pasti rasanya kurang cocok di lidah mereka. Namun begitu para pembeli bertanya dia selalu menunjukan buah berduri dengan harga yang diucapkan para pembeli.



“Aku itu penjual durian yang sudah sangat berpengalaman, karena aku tahu rasa durian itu hanya dari aroma luarnya saja. Sebab itulah aku menjual durian sesuai rasa selain ukuran buah tersebut,” ungkapnya.

Pria yang tercatat sebagai warga Desa Megawon, Kecamatan Jati itu mengatakan, berkat tulisan tersebut banyak calon pembeli yang penasaran dan akhirnya membeli durian yang dia jual. Dia mengatakan, selain harga Rp 10 ribu per buah, Mbah Yo juga menjual durian dengan harga Rp 25 ribu, Rp 50 ribu bahkan ada juga yang dia jual dengan harga Rp 100 ribu sampai Rp 170 ribu per buah.

“Di hari biasa aku bisa menjual sekitar 75 buah sehari didominasi penjualan paling laris durian dengan harga Rp 50 ribu per buah. Sedangkan untuk Sabtu dan Minggu aku bisa menjual lebih banyak yakni 200 buah sehari,” ujar Mbah Yo yang mengaku dari berjualan durian bisa meraup omzet Rp 2,5 juta di hari biasa.



Di sela obrolan, datang seorang pria berkaca mata yang turun dari mobil dengan plat G menepi, dan menanyakan durian yang harganya Rp 10 ribu per buah. Dengan sigap Mbah Yo lalu menunjukan buah yang dimaksud. Tak lupa dia juga memberitahukan durian dengan harga tersebut rasanya kurang manis.

Setelah diberitahu rasa buah yang dia maksud kurang manis, pria yang diketahui bernama Andika Rio (33) itu lalu memilih durian dengan harga Rp 35 ribu per buah. Tak beda denga Rio pembeli lain yang bernama Asriyani (40) yang berasal dari Karang Tengah, Demak, mengaku penasaran dengan durian dengan harga Rp 10 ribu per buah.

“Semula aku penasaran dengan durian dengan harga Rp 10 ribu per buah. Namun setelah mencicipi dua durian dengan harga yang berbeda antara harga Rp 10 ribu dan Rp 35 ribu per buah. Lalu aku memutuskan membeli empat buah durian dengan harga Rp 35 ribu perbuah untuk aku bawa pulang ke rumah,” ungkapnya.