Latest News

Kisah Teladan (14) Balasan Surga Bagi Pedagang Kurma yang Jatuh Miskin

Dikisahkan, seorang pedagang kurma di Mesir bernama Athiyah bin Khalaf dikenal sangat kaya raya. Namun pada suatu ketika dirinya mendapat kerugian hingga jatuh miskin. Bahkan dia tak memiliki apa-apa kecuali pakaian yang ia kenakan.
kurma
Suatu hari di bulan Asyura dia melakukan salat subuh di Masjid Amr bin Ash. Pada waktu yang sama ada seorang perempuan bersama anak-anaknya menghampiri Athiyah.

"Tuan, demi Allah, sudilah kiranya tuan mengurangi penderitaan kami. Berilah anakku makanan untuk hari ini. Ayah anak-anakku telah meninggal dan tak meninggalkan apapun untuk mereka. Saya tak kenal seorang pun di kota ini. Saya tak pernah keluar rumah, saya terpaksa keluar karena mereka," ujar wanita itu.

Athiyah kemudian berpikir bahwa dirinya pun tak memiliki apa-apa kecuali pakaian yang ia kenakan. Namun dia tetap akan memberikan perempuan itu apa yang dia miliki, yakni pakaian yang ia kenakan saat itu.

"Ikutlah denganku, aku akan memberimu apa-apa yang bisa aku berikan," kata Athiyah mengajak perempuan itu ke rumahnya.

Sesampainya di depan pintu, Athiyah meminta wanita itu menunggu. Athiyah kemudian masuk ke dalam rumah, dan melepas pakaian yang dia kenakan. Dia kemudian memberikan pakaian tersebut kepada wanita yang meminta sedekah kepadanya, melalui sela-sela pintu. 

"Semoga Allah memberimu pakaian dan perhiasan dari surga karena engkau telah memberikan pakaianmu," doa wanita itu kepada Athiyah.

Mendengar doa tersebut, Athiyah sangat gembira. Dia kemudian mengambil kain yang tak layak pakai kemudian berdzikir hingga larut malam dan tertidur. Dalam tidurnya dia bermimpi bertemu seorang bidadari sangat cantik, yang kecantikannya tak pernah ia lihat di dunia.

Bidadari tersebut memberinya sebuah apel yang baunya sangat harum. Athiyah membelah apel tersebut dan dia melihat ada sebuah perhiasan yang begitu indah di dalam apel itu. Bidadari itu kemudian mengenakan perhiasan itu kepada Athiyah, lalu duduk di pangkuannya.

"Siapakah kamu," tanya Athiyah.
"Saya adalah Asyura, istrimu di surga," jawab bidadari itu.
"Kenapa aku bisa mendapatkan semua ini," tanya Athiyah kembali.
"Doa janda dan anak-anaknya yang telah yatim, yang engkau tolong," jawab bidadari.

Athiyah kemudian terjaga dari tidurnya. Perasaannya sangat gembira, dan dia mencium bau harum yang sama dengan harum apel dalam mimpinya. Dia kemudian mengambil wudlu dan mengerjakan salat dua rakaat dan berdoa.

"Ya Allah, jika apa yang ada dalam mimpi saya benar adanya, maka segeralah ambil ruhku." Selesai doa itu dipanjatkan, Allah mencabut ruh Athiyah dan kembali ke surga. (Wallahu A'lam)